Bukan hanya tingkah laku dan tutur kata yang bisa menggambarkan seperti apa pribadi kita. Cara berpakaian juga merupakan salah satu bentuk komunikasi, antara lain bagaimana kita ingin dilihat oleh orang lain dan seperti apa kita ingin diperlakukan.

1. Selalu Menyimpan Pakaian meski Kekecilan atau Ketinggalan Zaman.
Bisa jadi: Anda selalu tidak bisa lepas dari masa lalu dan tidak bisa melangkah ke depan tanpa menengok ke belakang.
Tip :
* Move on! Jangan terpaku pada masa lalu. Jadikan masa lalu hanya sebagai pelajaran agar hari ini dan besok kita bisa lebih baik.
* Bongkar lemari dan pisahkan mana yang sudah terlalu kecil atau besar, jahitannya rusak, kainnya sudah kumal, atau ketinggalan zaman.

2. Berbusana Seadanya dan Anti-aksesori.
Bisa jadi: Anda terjebak dalam zona aman, kurang berani mengambil tantangan, dan takut menarik perhatian.
Tip :
* Cari kegiatan baru dan menantang. Mulailah dengan cara sederhana, misalkan bersepeda atau cari rute lain untuk menuju kantor. Lakukan aktivitas sebelum berangkat ke kantor, seperti jogging, membuat sarapan sendiri, dan sebagainya.
* Beli aksesori yang sedang tren. Biar enggak kaget, pakailah mulai dari yang kecil atau simpel dulu, seperti bros, syal, atau kalung berantai kecil.

3. Suka Pakai Baju Lebih Besar atau Longgar.
Bisa jadi: Anda menilai diri sendiri berbeda dengan penilaian atau apa yang orang lain lihat.
Tip :
* Tidak perlu keras kepala, cobalah terbuka pada kritik dan saran dari orang lain selama itu membngaun dan menjadikan kita lebih baik.
* Ajaklah sahabat untuk berbelanja bersama dan minta ia jujur dalam memberi saran tentang pilihan baju yang Anda ambil.

4. Banyak Dikomentari Saltum (Salah Kostum) atau Terlalu Seksi.
Bisa jadi: Anda selalu ingin mendapat perhatian orang lain dan terlihat berbeda.
Tip :
* Tampil beda tidak ada salahnya kok, asalkan tidak “mengganggu” orang lain. Jika kita merasa nyaman, belum tentu orang lain nyaman.
* Sesuaikan pakaian yang Anda pakai dengan situasi dan kondisi. Bila merasa kesulitan, coba tanyakan kepada orang di sekitar, apakah pakaian yang akan digunakan sesuai atau tidak. Bila masih sulit menentukan, minta mereka untuk voting terhadap baju Anda.

5. Berbusana Tanpa Peduli Usia, Terlalu Muda atau Terlalu Tua.
Bisa jadi: Anda terperangkap dan ingin mengungkapkan apa yang sebenarnya Anda rasa dan pikirkan mengenai usia Anda saat ini. Anda belum siap untuk menyandang usia saat ini atau ingin dilihat lebih dewasa dari usia sebenarnya.
Tip :
* Nikmati setiap tahapan usia. Tidak perlu membohongi diri sendiri apalagi orang lain dengan menciptakan image baru.
* Selama kita fun dan berpikir positif, aura akan terpancar dengan sendirinya dan membuat kita terlihat lebih menarik.
* Cari rekomendasi melalui tokoh, selebriti, atau sosok yang Anda kagumi dan berada satu usia dengan Anda. Gayanya bisa memberi inspirasi dalam berpakaian.

6. Berbusana Formal dalam Berbagai Kesempatan.
Bisa jadi: Anda menghargai diri berdasarkan prestasi atau pekerjaan yang Anda lakukan, dan Anda ingin orang lain juga melihat dan menghargai itu.
Tip :
* Cari bakat lain di luar pekerjaan dan bersenang-senanglah. Jangan tinggalkan hobi anda, curi-curi kesempatan di waktu luang agar Anda bisa lebih rileks.
* Buat daftar berbagai jenis pakaian, mulai dari jumpsuit, little dress, hingga maxi dress. Sesuaikan dengan tren yang cocok dengan Anda. Mana yang belum ada di lemari? Masukkan dalam daftar belanja berikutnya.

7. Fanatik Branded Clothes.
Bisa jadi: Anda memanfaatkan kelebihan materi yang Anda miliki agar diterima, dihargai, dan diperlakukan dengan baik oleh orang lain.
Tip :
* Bila Anda berada di sekeliling teman yang hanya menghargai Anda berdasarkan materi atau merek baju yang Anda pakai, saatnya mencari teman lain yang bisa menghargai Anda apa adanya.
* Coba gunakan baju “polos” atau tanpa logo desainer yang besar untuk menekankan bahwa Anda bisa lebih dihargai dari label yang Anda gunakan.

8. Sering Pinjam Baju Ibu.
Bisa jadi: Anda ingin dipandang sebagai orang yang mempunyai tanggung jawab tinggi, selalu mendahulukan kepentingan orang banyak sebelum kepentingan pribadi.
Tip :
* Cari waktu untuk bersenang-senang atau me time. Jika Anda saja tidak happy, bagaimana bisa menyenangkan orang lain dan bertanggung jawab pada kewajiban Anda.
* Vintage look bukan berarti harus menggunakan pakaian yang sudah lama. Carilah pakaian yang berbau vintage dengan sentuhan yang modern agar tetap stylish dan nyaman digunakan.

Jadi, kira-kira apa yang diceritakan oleh isi lemari Anda?

(Majalah Chic/Precilia Meirisa)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s